Portal Informasi
PPID KARAWANG
png-1.png
png-1.png
Kabupaten Karawang
PPID KARAWANG
PORTAL INFORMASI KAB KARAWANG

Jika tidak dapat menemukan Informasi yang diperlukan. Silahkan ajukan formulir permintaan informasi.

Karawang,- Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana menganggap modal pintar dan ilmu tinggi bukan menjadi barometer kesuksesan seseorang di masa yang akan datang. Menurutnya, generasi muda harus memiliki paket lengkap untuk menyambut masa depan yang lebih cerah.

"Ilmu tinggi bagi saya tidak cukup. Generasi muda harus punya kemampuan dan etika. Dua faktor inilah yang lebih menunjang masa depan mereka," kata Bupati Cellica dihadapan peserta Karawang Edu Fair (KEF) 2019 di SMAN 1 (Smansa) Karawang, Minggu (20/1) pagi.

Bupati Cellica mengaku bangga dengan dedikasi para alumni Smansa yang telah memberi perhatian lebih untuk masa depan adik adik kelasnya.

"Berprestasi buat diri sendiri itu bagi saya hal biasa. Tapi kalian para alumni telah membuktikan diri bisa berprestasi untuk orang lain. Kami sangat mengapresiasi program program dari komunitas generasi muda. Saya bangga berada ditengah tengah generasi muda yang mau menebar kebaikan. Bisa menjadi amal di hari yang akan datang," ungkap Bupati Cellica.

Kepala SMAN 1 Karawang, Dwi Setyono menyatakan ikatan alumni smansa adalah pionir bagi kegiatan KEF. Di tahun ini, kata dia, merupakan tahun ketujuh penyelenggaraan KEF di sekolahnya. Melalui kegiatan tersebut, para alumni mencoba untuk memberikan informasi soal Perguruan Tinggi dan beasiswa bagi adik adik kelasnya yang berniat melanjutkan kuliah.

"Lulusan smansaka yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2018 mencapai angka 230 siswa melalui beberapa jalur," ucap Dwi saat diwawancarai.

Ia berharap, program ini bisa terus berjalan dan terduplikasi sekolah lain, sehingga informasi mengenai perkuliahan bisa lebih mudah didapat.

"Masyarakat karawang bisa lebih mudah memanfaatkan informasi pendidikan biar lebih banyak yang masuk ke PTN. Nanti setelah lulus bisa sama sama membangun Karawang," ujarnya. (diskominfo)

Share this post