Portal Informasi
PPID KARAWANG
png-1.png
png-1.png
Kabupaten Karawang
PPID KARAWANG
PORTAL INFORMASI KAB KARAWANG

Jika tidak dapat menemukan Informasi yang diperlukan. Silahkan ajukan formulir permintaan informasi.

Karawang, - Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 di Cilamaya segera membutuhkan banyak tenaga kerja. Dalam pembangunan proyek senilai Rp 26 triliun tersebut, butuh 4.600 orang pada masa konstruksi dan 200 orang pada masa operasi.

Manajemen Konsorsium Jawa Satu Power membuat mekanisme penerimaan tenaga kerja lokal dengan memberdayakan perangkat Desa dan Muspika di Cilamaya Wetan. Suatu forum khusus dibentuk untuk mengurusi rekrutmen tenaga kerja.

Saidina Ali, Ketua Koordinator Forum Tenaga Kerja PLTGU Cilamaya menuturkan, penyerahan lamaran akan dimulai akhir bulan ini (Maret 2019). Proses lamaran, kata Ali bisa dilakukan di 12 kantor desa di wilayah Cilamaya Wetan.

"Penerimaan lamaran dilakukan di masing - masing desa. Untuk warga Cilamaya Wetan yang berminat bisa melamar ke koordinator forum di kantor desa masing - masing. Akhir bulan ini bisa dimulai," kata Ali Jumat (15/3/2019).

Ali menyatakan koordinator forum ditunjuk langsung oleh kepala desa. Ia menegaskan para pelamar tidak dipungut apapun dalam rekrutmen tersebut. "Warga tidak perlu susah - susah menyerahkan lamaran. Untuk memudahkan, tinggal mendatangi koordinator di setiap desa. Dalam rekrutmen ini, tidak ada pungutan apapun," kata Ali.

Dalam tahap awal rekrutmen, kata Ali pihaknya diminta menyalurkan dan menyediakan tenaga helper atau tenaga harian. Sementara ini, kata Ali, Konsorium Jawa Satu Power memang membutuhkan tenaga unskill yang bertugas membantu pengerjaan konstruksi.

"Sebab saat ini belum ada pekerjaan signifikan di PLTGU Cilamaya. Sementara ini, kita fasilitasi langsung lowongan untuk helper dan kenek (konstruksi)," tutur Ali.

Saat ini, pembangunan PLTGU Jawa 1 di Cilamaua mulai memasuki tahap 2 atau tahap konstruksi secara masif. Sebanyak 20 perusahaan domestik dan internasional terlibat dalam proyek tersebut. Pembangkit listrik ini berkapasitas 1.760 Mega Watt ini ditargetkan selesai pada September 2021. (diskominfo)

Share this post